Kreatif & Tak Gaptek, Kunci Sukses Bisnis Telekomunikasi
Dalam bisnis telekomunikasi seolah ada sebuah prinsip yang harus dilakukan jika ingin memenangkan persaingan. Siapa yang paling kreatif dan maju dalam menggunakan teknologi, pasti akan menang. Hal inilah yang dilakukan Bobby Arthawan dalam meluncurkan Gomobile.
Sebagai pendiri Gomobile, dia menjelaskan bahwa produk ini merupakan perusahaan berbasis seluler atau telekomunikasi, teknologi informasi, iklan, pengembangan produk, editorial, pemasaran, kreatif dan aktivasi, yang didirikan tahun 2003.
Untuk mendirikan perusahaan ini, ujar Bobby, tak semudah membalikkan tangan karena harus mengetahui peluang dan perkembangan pasar. Namun, dengan pengalaman kerja hingga ke beberapa negara, dia yakin Gomobile akan maju.
Karier Bobby dirintis dari Morgan Stanley setelah lulus dari University of California (UCLA) Amerika. Sebelumnya, dia juga memegang posisi penting di berbagai industri. Perjalanan panjang dan berliku, telah membawa Bobby menjadi salah satu pendiri Gomobile.
Dia juga pernah menggeluti dan sukses membangun pasar Eropa Barat untuk proyek bubur kayu dan kertas terbesar di Indonesia. Kemudian, dia banting setir berkarier di industri kreatif dengan memimpin Cyber Design Asia dan agensi kreatif berbasis internet.
“Semua itu penuh dengan lika-laku dan harus mengerti peluang bisnis yang bagus,” ujarnya pada Rakyat Merdeka di Jakarta, belum lama ini.
Dari Cyber Desain Asia inilah, dia memegang beberapa jabatan senior dalam agensi-agensi periklanan multinasional seperti BBDO, Ogilvy dan pernah menjadi Direktur Utama Grey Group Indonesia. Bagi Bobby, pengalaman dan bisa mencermati keinginan pasar sangat penting untuk menapaki karier di dunia telekomunikasi.
Menurutnya, Gomobile telah berhasil meluncurkan layanan Mobile Advantage (MAD). Yakni, sebuah layanan berbasis seluler untuk menyampaikan berita dan iklan melalui konsep One Cast Mobile Media.